Sumber : Kompas.com

Partai Golkar angkat bicara mengenai sebuah lagu unik yang tengah menjadi sorotan dan viral di berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan TikTok. Tembang pendek tersebut menarik perhatian publik karena liriknya yang secara spesifik menyertakan nama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Potongan lagu yang ramai beredar tersebut memuat bait-bait salah satunya, "MBG Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis buaahhlil, tambah ganteng aja, my little bolu ketan." Belakangan diketahui bahwa rangkaian lirik tersebut bukan tanpa asal-usul, melainkan hasil akumulasi atau kompilasi dari berbagai komentar kreatif warganet yang kerap membanjiri akun media sosial Bahlil.

Menanggapi fenomena digital ini, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menyatakan bahwa pihak internal partai sama sekali tidak merasa keberatan. Sebaliknya, Golkar menilai lagu tersebut sebagai bentuk hiburan yang menyegarkan.

"Lagunya sendiri cukup 'cute' dan menghibur. Bagi kami kalau rakyat senang, Golkar juga senang. Enggak masalah. Kalau orang lain happy, kita happy," ujar Sarmuji dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/5).

Lebih lanjut, Sarmuji memandang bahwa kehadiran lagu ini merupakan cerminan dari kreativitas tanpa batas para netizen. Di balik liriknya yang menggelitik, ia mengaitkan perhatian publik ini sebagai bentuk apresiasi terselubung masyarakat terhadap kinerja Bahlil Lahadalia di ranah pemerintahan.

Menurutnya, publik secara tidak langsung mengagumi rekam jejak Bahlil yang dinilai berhasil menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional, terutama di tengah situasi ketidakpastian serta gejolak sektor energi di tingkat global.

"Ya itu kreativitas netizen saja karena menghargai kerja keras Pak Bahlil mengamankan stok BBM di tengah gejolak energi global dan menjaga agar BBM bersubsidi tidak naik," tutur Sarmuji kepada CNN Indonesia.

Ia juga mengungkapkan bahwa di luar dinamika media sosial, masih banyak pencapaian serta program kerja Bahlil yang berjalan efektif namun belum terekspos secara luas ke hadapan publik. Beberapa di antaranya mencakup peningkatan capaian lifting minyak, perluasan jaringan listrik desa hingga ke wilayah tertinggal, hingga regulasi mengenai sumur minyak rakyat.

"Sebenarnya masih banyak kerja Pak Bahlil yang tidak terpublikasi seperti capaian lifting, listrik desa sampai ke daerah tertinggal, sumur minyak rakyat dan lain-lain," pungkasnya.

Sumber : Kompas.com