Yogyakarta-Upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat terus digelorakan. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Yogyakarta baru saja sukses menggelar Pelatihan Paralegal yang bertempat di Kantor DPD RI Kota Yogyakarta pada Minggu (27/09/2026).
Ajang peningkatan kapasitas ini diikuti oleh sekitar 60 peserta antusias, yang terdiri dari unsur pengurus serta santri pondok pesantren, jajaran pengurus badan otonom, hingga kalangan mahasiswa di Yogyakarta. Mengusung semangat pengabdian, pelatihan ini bertujuan membekali para peserta agar menjadi paralegal yang humanis, profesional, dan berintegritas tinggi dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan keadilan.
Acara strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Tampak hadir Hilmy Muhammad atau yang mewakili sebagai tuan rumah dari DPD RI Yogyakarta, Katib Syuriyah PCNU Kota Yogyakarta Abd. Halim Nasution yang mewakili jajaran PCNU, Ketua PW Ansor DIY atau yang mewakili, Ketua Ansor Kota Yogyakarta M. Jafar, serta Ketua LBH Ansor Kota Yogyakarta Achmad Sirodjuddin.
Prosesi pembukaan dan pengarahan resmi kegiatan ini dilakukan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran strategis organisasi kepemudaan di tengah masyarakat.
“Ansor Kota Yogyakarta diharapkan mampu menjadi fasilitator, khususnya untuk kondisi saat ini masyarakat masih bingung mengadu ke mana ketika ada masalah. Ke depannya Ansor Kota Yogyakarta bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar Wawan Harmawan.
Sesi Pembekalan dari Pakar Lintas Lembaga Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi komprehensif dari narasumber-narasumber handal di bidang hukum dan kelembagaan:
- Materi Pertama: Disampaikan oleh Wahyu Baskoro dari LBH PW Ansor DIY yang mengupas tuntas mengenai Fungsi Lembaga Bantuan Hukum Ansor.
- Materi Kedua: Membahas Teknik Paralegal yang dipaparkan oleh Ana Riana, dosen Universitas Proklamasi 45.
- Materi Ketiga: Sosialisasi mengenai Penguatan HAM yang dibawakan oleh Moh. Hawary Dahlan dari Kanwil KemenHAM Jawa Tengah.
- Materi Keempat: Pendalaman seputar KUHAP dan KUHP yang disampaikan oleh Munarso dari Polda DIY.
Pelatihan perdana ini mendapat sambutan hangat dari para tokoh ulama dan pimpinan organisasi. Katib Syuriyah PCNU Kota Yogyakarta, Abd. Halim Nasution, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya inisiatif luar biasa ini.
“Jajaran Syuriah PCNU Kota Yogyakarta memberikan apresiasi kepada LBH Ansor Kota Yogyakarta. Ini merupakan pertama kalinya di Kota Yogyakarta diselenggarakan pelatihan paralegal seperti ini,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LBH Ansor Kota Yogyakarta, Achmad Sirodjuddin, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang bukan sekadar acara seremonial peningkatan kapasitas sesaat, melainkan fondasi awal untuk membangun jejaring paralegal yang solid di tengah masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membentuk paralegal yang tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta bekerja secara profesional dan berintegritas. Ke depan, para peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari jejaring bantuan hukum yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Achmad.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran paralegal sangat krusial untuk memberikan pemahaman awal hukum, membantu masyarakat menjangkau layanan bantuan hukum, hingga menjembatani mereka dengan advokat apabila menemui perkara pelik yang menuntut penanganan lanjutan.
Rangkaian pelatihan ini berjalan tertib melalui berbagai tahapan mulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, arahan resmi, sesi materi kelas, hingga penutupan. Acara ditutup dengan momen kebersamaan lewat sesi foto bersama, penyerahan kenang-kenangan, serta pembagian sertifikat kepada seluruh peserta.
Sebagai langkah nyata ke depan, LBH Ansor Kota Yogyakarta siap menginisiasi terbentuknya jejaring paralegal dari para alumni peserta. Jejaring ini diproyeksikan mampu memperluas edukasi hukum serta membuka akses bantuan seluas-luasnya di lingkungan pesantren, organisasi kemasyarakatan, kampus, hingga masyarakat umum, sekaligus menjadi garda terdepan penghubung informasi keadilan.
Secara keseluruhan, pelatihan ini menjadi wujud nyata ikhtiar LBH Ansor Kota Yogyakarta dalam memperkuat kontribusi organisasi pada sektor bantuan hukum, mendongkrak kesadaran hukum publik, serta mewujudkan pendampingan masyarakat yang berlandaskan pada keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan.

