Jakarta-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengambil langkah preventif yang ketat guna memastikan tidak ada anggotanya yang “bermain” dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Partai berlambang banteng moncong putih ini secara resmi melarang seluruh kadernya memanfaatkan program prioritas pemerintah tersebut untuk berburu keuntungan pribadi atau kelompok yang dapat mengorbankan kepentingan rakyat.
Melansir dari BANGKAPOS.com, kebijakan ini diterbitkan lewat instruksi resmi internal sebagai upaya nyata PDIP dalam menjaga integritas organisasi serta mengawal keadilan bagi masyarakat.
Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, mengungkapkan bahwa surat edaran tersebut sudah disebarluaskan ke seluruh jajaran kader di berbagai daerah.
“Kita memang mengeluarkan surat resmi untuk seluruh kader. Isinya, seluruh kader tidak boleh terlibat dalam atau mencari keuntungan yang merugikan rakyat dari program itu (makanan bergizi),” ujar Komarudin saat berbincang khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, di kawasan Pancoran, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Langkah tegas ini diambil PDIP menyusul derasnya isu mengenai keterlibatan oknum kader partai politik dalam gurita pengelolaan dan distribusi dapur program MBG. Enggan bergerak hanya bermodalkan rumor, PDIP memilih jalur formal dengan menyurati langsung Badan Gizi Nasional (BGN) guna meminta transparansi data.
Komarudin menjelaskan, surat yang dikirimkan beberapa minggu lalu itu bertujuan untuk mengklarifikasi apakah ada nama kader atau pihak yang berafiliasi dengan PDIP dalam program tersebut.
“Kami minta kirim data resminya. Harus ada bukti dong, masa kita dengar orang ngomong langsung kita bertindak. Siapa yang mau ditindak kalau objeknya tidak jelas,” tegas Anggota Komisi II DPR RI ini. Ia juga memastikan sanksi berat menanti jika data dari BGN nantinya membuktikan adanya kader yang merugikan rakyat.
Isu keterlibatan partai politik dalam program andalan pemerintah ini mencuat setelah Indonesia Corruption Watch (ICW) membeberkan hasil temuan mereka. ICW mengendus adanya sejumlah yayasan dan kader parpol yang menyusup sebagai pengelola dapur atau mitra strategis dalam program Makan Bergizi Gratis.
Berdasarkan pemetaan ICW, kedekatan afiliasi yayasan dalam program ini tersebar di beberapa partai:
Partai Gerindra: 7 yayasan
PKS: 5 yayasan
PAN: 4 yayasan
PDIP & NasDem: Masing-masing memiliki 3 yayasan/afiliasi
Melalui respons cepat ini, PDIP berusaha memastikan bahwa program yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas tersebut bersih dari praktik penyelewengan dan kepentingan politik praktis.